Langsung ke konten utama

Ironi

Lini masa tak pernah sepi dengan potret dirimu. Senyummu sangat lebar disana. Kau bahagia seharusnya aku juga, tapi kenapa?

Aku yakin karna dia itu, dia yang tak kukenal, dia yang tiba-tiba saja muncul, dia yang tak pernah absen menemani potret senyummu.


Aku ingin kau bahagia, tapi kuharap dia menyakitimu.

-a.f.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terima Kasih

Ingin rasanya bertemu lagi Bukan untuk membahas hati Tapi.. Untuk mengucapkan terima kasih Karna dulu telah kau curangi Hingga kini.. Yang kau tinggali Menemukan yang sejati Sekali lagi, terima kasih, ya. -a.f.