Lini masa tak pernah sepi dengan potret dirimu. Senyummu sangat lebar disana. Kau bahagia seharusnya aku juga, tapi kenapa? Aku yakin karna dia itu, dia yang tak kukenal, dia yang tiba-tiba saja muncul, dia yang tak pernah absen menemani potret senyummu. Aku ingin kau bahagia, tapi kuharap dia menyakitimu . -a.f.